MERESENSI NOVEL AREKSA KARYA ITAKRN
MERESENSI NOVEL AREKSA KARYA ITAKRN
Alene Cherryl Renata Liemantara, Windi Asria Lumban Gaol
Sekolah Menengah Kejuruan Pelita IV
E-mail: auroraantasari@gmail.com
Abstract
This novel is classified as a romance and comedy novel because this novel
Holding a story that can make the heart flower and bring
feeling happy and in the story which contains a variety of exciting stories
Other. "Areksa" is a novel that contains a story
secret plot, which can touch the heart emotionally as a whole. That
tells various stories of Areksa and Ilona in living their daily lives
difficult until finally getting a surprising ending and
Moving. This novel succeeds in telling how life travels
which is difficult and always feels heavy, making this novel very memorable and
with secret messages in it.
Dalam resensi Novel ini tergolong novel romansa dan komedi karena novel ini menggandung cerita yang dapat membuat hati berbunga-bunga dan membawakan perasaan senang dan dalam ceritanya yang berisikan beragam cerita cerita seru lainnya. “Areksa” adalah novel yang berisikan cerita plot rahasia, yang dapat menyentuh hati secara seluruh emosional. Yang menceritakan berbagai kisah Areksa dan Ilona dalam menjalani kesehariannya yang sulit sampai akhirnya mendapatkan akhir kisah yang mengejutkan serta mengharukan. Novel ini berhasil untuk menceritakan bagaimana perjalanan hidup yang sulit dan selalu terasa berat, membuat Novel ini sangat amat berkesan dan berharga dengan pesan-pesan rahasia didalamnya. Melalui pembahasaan yang mudah dipahami dan alur cerita yang sangat jelas, penulis mampu menciptakan sebuah buku dan alur yang diinginkan dan mencapai keinginan yang diinginkan pembaca dan dapat membuat cerita yang menarik perhatian para pembaca. Dengan beberapa pesan penting yang halus, “Areksa” dapat mengajarkan betapa pentingnya kehidupan bagi seseorang, dan bagaimana cara agar dapat mengatasi masalah-masalah hidup yang sulit. Menjadikannya sebagai karya yang sangat amat patut di apresiasikan.
Kata Kunci: Resensi, Novel, Percintaan
Dalam sebuah karya yang telah diterbitkan selalu ada yang namanya penilaian terkait bagaimana penampilan karya tersebut dimunculkan. Setiap selesai membaca buku, menonton film, ataupun menyaksikan sebuah pertunjukan, Anda pastinya memiliki pesan atau kesan tertentu mengenai kelebihan dan kekurangan karya tersebut. Biasanya pendapat tersebut hanya Anda yang dapat merasakannya sendiri, atau teman yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Resensi
memiliki fungsi penggunaan seperti untuk mengetahui informasi singkat dari
sebuah buku, dapat menjadi penilaian tersendiri bagi pembuat dalam kecocokan
minat cerita dengan para pembaca, dan dapat memberikan informasi mengenai
kelayakan sebuah karya dimata pembaca/pengguna.
Di
dalam resensi berisikan penilaian dan pendapat dari beberapa sisi. Pengetikan
ini biasanya berkaitan dengan selera pembaca dengan kebutuhan akan bacaan yang
sedang diinginkan. Dalam makalah resensi ini akan membahas semua hal mengenai
resensi, terliputi pengertian, jenis_jenis, tujuan, unsur-unsur, struktur, kaidah
kebaahasaan, metode menulis teks resensi, Langkah-langkah menulis teks resensi.
Resensi
kerap disebut sebagai objek penelitian yang sangat menarik. Hal ini karena
kajian analisis yang tersusun rapih menurut masing-masing perorangan/pembaca
dan menyajikan ulang materi dengan secara singkat dan mudah diterima oleh
Masyarakat.
Oleh karena itu penulis tertarik untuk meresensi Novel Areksa karya dari Ita Kurniawati
B. METODE PELAKSANAAN
Metode
penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif studi dokumen. Studi
dokumen adalah jenis penelitian yang didasari pada dokumen tertulis untuk
dianalisis dan diinterprestasikan. Dokumen tersebut biasanya brupa buku, surat,
majalah, artikel, film, music, dan lain-lainnya.
Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode laporan. Metode Laporan adalah presensi menulis resensi secara deskriptif (penggambaran). Dalam hal ini, presensi akan menggambarkan isi buku secara terperinci dan mengutarakan pendapatnya mengenai buku tersebut.
1. Pembahasan
· Pengertian Resensi
Resensi
merupakan penilaian terhadap sebuah karya. Karya yang dimaksud dapat berupa
buku, film, music, drama, ataupun pertunjukan lainnya. Hal-hal yang dimuat
dalam resensi, meliputi informasi detail tentang karya, sinopsis, keunggulan
dan kelemahan karya, serta simpulan dan rekomendasi.
Resensi
mengandung makna dasar memeriksa, mencermati, meninjau, atau melihat kembali
sesuatu. Objek resensi tidak hanya terbatas pada buku, namun juga dapat berupa
karya film, drama, pameran, dan berbagai tulisan.
Resensi dikenal lain adalah sebuah tulisan berupa esai dan bukan merupakan bagian dari suatu ulasan yang lebih besar mengenai sebuah buku. Isinya adalah laporan, ulasan, dan pertimbangan baik-buruknya, kuat-lemahnya, bermanfaat-tidaknya, benar-salahnya, argumentatif-tidaknya buku tulisan. Tulisan tersebut didukung dengan ilustrasi buku yang diresensi, baik berupa foto buku atau fotocopy sampul buku.
Jenis-jenis resensi
1) Teks
resensi informatif, yaitu teks resensi yang disampaikan secara singkat dan
hanya mengulas hal-hal umum dari buku yang diresensi,
2) Teks resensi deskriptif, yaitu teks resensi
yang menyajikan pembahasan setiap bagian atau bab buku secara detail.
3) Teks resensi kritis, yaitu teks resensi yang
mengulas detail buku menggunakan metodologi ilmu pengetahuan tertentu, yang
bersifat objektif dan kritis.
Tujuan resensi
1) Memberikan
gambaran dan penilaian umum terkait buku yang dibaca.
2) Memahami
keunggulan dan kelemahan buku yang dibaca.
3) Membandingkan
suatu buku dengan buku-buku yang ditulis pengarang sebelumnya.
4) Memahami
latar belakang dan alasan sebuah buku ditulis.
5) Memberikan
pertimbangan mengenai kelayakan sebuah buku untuk dibaca.
6) Memberikan
rekomendasi tentang segmentasi pembaca yang cocok dengan buku yang dibaca.
7) Memberikan
apresiasi, serta kritik dan saran yang membangun untuk pengarang.
Unsur-unsur yang
terkandung dalam resensi
1) Judul
resensi
Hal yang pertama akan
terlihat dari teks resensi adalah judul Namun, dalam teks resensi, judul yang
tertera bukanlah judul buku yang diresensi, melainkan judul yang dibuat oleh
peresensi. Biasanya, judul tersebut dibuat menggunakan kata-kata yang menarik
dan menggambarkan keunggulan buku tersebut.
2) Identitas
buku
Di bagian awal teks
resensi terdapat penjelasan mengenai identitas buku yang diresensi, mulai dari
judul buku, penulis, penerbit, tahun terbit, ukuran buku, jumlah halaman, harga
buku, dan sebagainya
3) Sinopsis
buku
Teks resensi memuat sinopsis buku agar
pembaca memiliki gambaran umum mengenai isi buku yang diresensi.
4) Kepengarangan
Teks resensi mengulas
unsur kepengarangan berupa gambaran singkat tentang latar belakang pengarang
buku. Selain itu, maksud dan tujuan pengarang membuat buku tersebut juga
dijelaskan dalam teks resensi.
5) Keunggulan buku
Teks resensi menguraikan
keunggulan buku secara objektif dan tidak berlebihan. Dengan demikian,
keunggulan tersebut diharapkan dapat memikat pembaca untuk segera memiliki dan
membaca buku yang diresensi.
6) Kelemahan
buku
Meskipun ditulis berdasarkan opini peresensi, teks resensi memaparkan kelemahan buku secara objektif. Selain berguna sebagai bahan pertimbangan pembaca, paparan kelemahan buku juga membantu pengarang memperbaiki karya-karyanya di masa mendatang.
Struktur yang
terkandung dalam resensi
a.
Judul resensi
Bagian
ini berisi judul resensi yang dibuat oleh peresensi. Namun, Anda perlu memahami
bahwa judul resensi tidak sama dengan judul buku. Judul resensi biasanya memberikan
gambaran penilaian peresensi terhadap buku yang diresensi.
b.
Identitas buku
Bagian
ini berisi informasi terkait identitas buku yang diresensi, yang meliputi judul
buku, pengarang, penerbit. tahun terbit, tempat terbit, ukuran buku, tebal buku
atau jumlah halaman, ISBN, dan sebagainya.
c.
Isi resensi
Bagian
isi resensi terdiri atas orientasi, sinopsis, analisis, dan evaluasi.
1)
Orientasi
Bagian
ini berisi penjelasan singkat mengenai informasi buku, seperti latar belakang kepengarangan,
inspirasi cerita, dan penghargaan yang telah diperoleh buku tersebut.
2)
Sinopsis
Bagian
ini berisi ringkasan isi buku. Sinopsis dapat disusun secara bebas tanpa perlu
terikat dengan kronologi cerita. Hal yang terpenting, seorang peresensi harus
mampu merangkai sebuah sinopsis yang menarik minat pembaca.
3)
Analisis
Bagian
ini memaparkan unsur-unsur isi buku, seperti alur, gaya bahasa, diksi,
pemilihan latar, dan sebagainya.
4)
Evaluasi
Bagian
ini berisi penilaian objektif tentang keunggulan dan kelemahan buku.
d.
Penutup resensi
Pada
bagian ini, peresensi akan memberikan simpulan mengenai kelayakan sebuah buku
untuk dibaca dan kepada siapa saja buku tersebut ditujukan.
Kaidah kebahasaan yang berlaku dalam penulisan
resensi
1. Menggunakan
Konjungsi Penerang
Konjungsi penerang adalah kata sambung yang
berfungsi menerangkan sesuatu. Contohnya, bahwa, yaitu, yakni, ialah, adalah,
dan merupakan.
Contoh:
a.
Jerome Polin Sijabat merupakan penerima beasiswa kuliah di Jepang sekaligus
YouTuber terkenal Indonesia.
b.
Salah satu keunggulan buku ini adalah menggunakan bahasa yang mudah dipahami.
2. Menggunakan
Konjungsi Temporal
Konjungsi
temporal adalah kata sambung penanda hubungan waktu antarperistiwa. Contohnya,
lalu, kemudian, sebelum, selanjutnya, setelah, sesudah, dan hingga, ketika,
sampai, sejak, sedari, tatkala, kini, pada saat, dan penyebutan waktu lainnya
Contoh:
a. Channel Nihongo Mantappu kini telah memiliki letih dan 7,8 juta subscriber
b. Hal ini menjelaskan bahwa pada saat itu, pemerintah campur tangan dalam warta yang akan disiarkan.
3. Menggunakan
Konjungsi Penyebaban dan Pengakibatan
Konjungsi penyebaban menjelaskan bahwa suatu
peristiwa terjadi atas sebab tertentu. Contoh konjungsi ini adalah sebab,
karena, dan oleh karena itu. Konjungsi pengakibatan menggambarkan Suatu
peristiwa yang menjadi penyebab peristiwa lain. Contoh konjungsi ini adalah
sehingga dan akibatnya.
Contoh:
a. Hal ini karena sudah terlihat ancaman kepunahan laut Nusantara
b. Alur yang digunakan adalah alur campuran sehingga pembaca tidak merasa bosan saat membacanya
4. Menggunakan Konjungsi Pertentangan
Konjungsi pertentangan adalah kata sambung yang mempertentangkan satu hal dengan hal lainnya. Contoh konjungsi ini adalah tetapi, namun, meskipun, sedangkan.
Contoh:
a. Meskipun mengangkat persoalan yang cukup pelik, Leila mampu mengolahnya dengan bumbu asmara dan percintaan.
b. Betapa berat profesi "pembawa kabar": dituntut menyampaikan kebenaran, tetapi terkurung dalam tekanan pada saat yang bersamaan.
5. Menggunakan
Kata Kerja Mental
Kata
kerja mental adalah kata kerja yang digunakan untuk merespons suatu kejadian.
Kata kerja mental berkaitan dengan pemahaman, penemuan, perencanaan, ataupun
keputusan. Kata kerja mental disebut juga verba tingkah laku. Contohnya sedih,
menangis, tertawa, menyukai, dan memikirkan.
Contoh:
a. Selebihnya, karya Leila memang tidak pernah mengecewakan
b. Penulis merasa bahwa intuisinya yang telah mengantarkan dunia baru baginya.
6. Menyatakan
Saran atau Rekomendasi
Saran
dapat berupa pendapat, usul, atau ide perbaikan terhadap karya yang diresensi
agar dapat dipertimbangkan oleh penulis karya. Sementara rekomendasi merupakan
anjuran kepada pembaca resensi terhadap buku yang diresensi.
Contoh:
a. Akan lebih baik jika sejak awal diberi penjelasan singkat tentang latar belakang tokoh utama agar pembaca tidak merasa bingung. (saran)
b. Buku ini sangat cocok dibaca oleh para pelajar agar lebih menghargai jasa para guru. (rekomendasi)
2. HASIL
Judul Resensi
Novel yang akan diresensi adalah Areksa karya Ita Kurniawati
Identitas buku
Pengarang: Ita Kurniawati
Penyunting:Puspita
Desain Sampul:Nia Design
Penerbit:Akad
Tahun Terbit: 2021
Jumlah Halaman: 272 Halaman
Ukuran Buku: 14x20 cm
ISBN: 978-623-96080-8-8
A. Orientasi

Ita Kurniawati. Lahir pada tanggal 10 Desember 2003. Gadis asal Pati, Jawa Tengah itu juga memiliki nama pena lain yang popular dari singkatan nama panjangnya, yaitu ItaKrn. Ita masuk ke dalam jajaran penulis muda yang lahir pada 10 Desember 2003. Sejak duduk di bangk SMP, Ita sudah gemar menulis cerita fiksi, dan pada akhirnya cerita karya buatannya dikenal luas oleh pembaca dan dapat menerbitkan buku yang berjudul “AREKSA” pada Bulan Juni 2021.
Kegemarannya menulis cerita fiksi berawal
dari kesukaannya membaca cerita di wattpad. Ita pun akhirnya iseng berkreasi
secara otodidak dengan cara imajinasinya sendiri dan menulis ceritanya di akun
wattpadnya yang memiliki nama pena sebagai MartabakKolor. Ia juga pernah
mengikuti sayembara penulisan dan menjadi juara dalam sayembara tersebut. Ita
juga memiliki banyak buku novel best seller karya buatan lainnya yang juga
ramai digemari oleh para pembaca, salah satunya yang berjudulkan Samuel yang
juga terbit tak jauh dari novel Areksa.
B. Sinopsis
Mereka
sadar kalua ternyata banyak masalah yang harus dilalui, mulai dari terror yang
dating ke Ilona, perpecahan persahabatan, hingga muncul rasa di antara mereka.
Namun, mereka harus menerima kenytaan, memilih mengkhianati Tuhan atau perasaan
mereka. Iya, mereka berbeda keyakinan.
Apakah Areksa dan Ilona sanggup melewati semua permasalahan tersebut?
C. Analisis
· Bab 1: Prioritas
Sebuah
awal cerita tentang kebiasaan sehari-hari Ilona dan Areksa dalam hubungannya. Dengan
kebiasaan saat pagi dengan dijemputnya Ilona oleh Areksa yang berdiri gagah
didepannya dengan seragam OSIS yang dibalut rapi dengan jas hitam SMA Taruna
Bakti. Dengan tingkah lucu Ilona yang selalu membuat kesal maupun senang Areksa
tidak akan pernah memisahkan kedua kecebong tersebut sejak piyik.
Kemudian dengan cerita di pagi hari sebelum
mereka berangkat, Ilona selalu saja merengek kepada Areksa dan berkata bahwa Ia
sangat amat malas bersekolah dan bertemu dengan guru-guru Killer yang selalu
saja memarahi Ilona akibat perilaku nakal dan sifat yang bandelnya itu.
Waktu telah
berlalu, yang seharusnya dapat mereka gunakan untuk istirahat, justru tersita karena
harus membahas beberpa hal di ruangan OSIS. Getaran ponsel khusus yang telah
Areksa siapkan hanya untuk Ilona membuat Areksa dengan kecepatan kilat
mengambil benda pipih itu dari saku celananya. Terlihat Areksa yang langsung
bangkit dari tempat duduknya sesaat setelah melihat pesan dari Ilona
menimbulkan banyak pertanyaan bagi para anggota OSIS yang lain yang ternyata
Areksa mendapatkan pesan dari Ilona bahwa Ilona menginginkan sesuatu. Sesaat
Areksa dicegat oleh para anggota OSIS yang lain karena belum selesai rapat,
Areksa mengacuhkan cegatan itu dan hanya mengatakan bahwa Ilona adalah
prioritas utama Areksa setelah Mamanya.
·
Bab 2: Diamond Gang
Sebuah
kelanjutan di hari berikutnya antara keseharian para anggota DIAMOND GANG dalam
hubungan dekatnya. Saat para Anggota DIAMOND GANG Tengah bersantai, sesuatu
suara kencang dari depan pintu markas mereka membuat mereka semua terbangun
dari tempat duduknya dan lari ke arah pintu. Kemudian adanya teriakan yang
berasal dari luar itu langsung membuat gempar Samuel dan yang lain. Mereka
hafal betul dengan pemilik suara itu. Tanpa lama-lama, keenam cowo itu pun
berjalan keluar. Ilona yang hendak ikut langsung dicegah oleh Areksa.
Saat
semua sudah berkumpul diluar, benar saja dugaan mereka bahwa itu musuh
bebuyutan mereka sedari dulu yang membuat keributan untuk mendapatkan takhta
tertinggi serta untuk membalaskan dendam ketuanya yang lama. Dengan Langkah
gegabah
kedua
geng tersebut memulai peperangan singkat yang dimenangi oleh DIAMOND GANG
karena jumlah anggotanya yang lebih diuntungkan.
·
Bab 3: LDR Beda Keyakinan
Sebuah kelanjutan hari-hari Ilona dan Areksa
dalam menjalankan hidupnya masing masing ataupun Bersama dengan keyakinan yang
terbeda. Saat itu Ilona sedang bertamu ke rumah Areksa dan keluarganya berada
pada rumah tersebut. Ilona yang memiliki perilaku tidak tahu diri mengajukan
dirinya sendiri untuk dapat makan dirumah Areksa dengan sajian yang dimasak
oleh kedua orang tua Areksa.
Saat
Tengah berbincang Bersama, Atlanta sebagai adik Perempuan dari Areksa bersuara
dan bertanya “Kenapa kalian nggak pacaran aja? Masa hubungannya gak jelas
gitu..kan sama-sama suka.” Ujar Atlanta.
“Selain
LDR beda alam yang menyakitkan, LDR paling jauh adalah beda keyakinan. Itu
kayak Abang sama Kak Ilona. Asem memang.” Balas Areksa seraya mendesahkan
nafasnya ke udara.
·
Bab 4: Renzo dan Ilona
Sebuah
kelanjutan cerita hubungan jauh antara Renzo dan Ilona. Saat itu, Ilona sedang
memainkan ponsel sambil sesekali memakan keripik kentang yang Ia ambil untuk
dimakan dan di letakkan didekatnya. Saat gadis itu memainkan ponsel dan membuka
satu persatu akun Instagram gosip sekolahnya untuk mengetahui informasi yang terbaru setiap
harinya. Sesaat kemudian seseorang mengetuk pintu rumahnya tetapi Ia awal
menduga itu adalah Areksa, tapi Areksa sendiri tidak pernah mengetuk pintu
terlebih dahulu melainkan langsung masuk ke dalam dan menemui Ilona.
Dengan
cepat Ilona merapihkan rambutnya yang berantakan dan merapihkan bajunya yang
penuh dengan noda camilan yang Ilona makan dan kemudian segera membuka pintu.
Dengan kaget Ilona melihat sesosok pria tampan yang dikiranya adalah Areksa
tetapi malah Renzo yang membawakan Sebuah boneka kambing yang diketahui adalah
boneka yang Ilona sukai. Membuat Ilona bertanya-tanya mengapa Renzo sangat baik
padanya.
·
Bab 5: Naura
Sebuah
cerita mengenai hubungan jauh Naura dan Areksa. Saat itu Naura seraya wakil
ketua OSIS SMA Taruna Bakti yang sedang Bersama Areksa di luar untuk membeli
perlengkapan di ruang OSIS mengeluarkan suaranya untuk menanyakan sesuatu kepada
Areksa.
“Tumben
Ilona nggak ikut? Biasanya dia selalu ikut pas lo sama gue.” Tanya Naura
penasaran.
Areksa
yang sedang fokus mengemudikan mobil pun segera menjawab sesaat mendengar nama
Ilona disebut, “Dia lagi main sama anak-anak lain.”
Kemudian
Naura yang mendengarkan hal tersebut tersenyum tipis dengan taburan manis di
senyumannya, “Ilona akrab banget ya, sama anggota geng lo,” Ujar Naura.
Areksa
mengganguk tipis. “Dia ratunya Diamond kalua lo lupa. Meskipun nyebelin, Ilona
itu ibarat berlian buat kita.”
Mendengar
hal itu membuat Naura tersenyum kecut di karenakan dia ingin memanas manasi
Areksa tetapi malah di balas tipis olehnya.
·
Bab 6: Makan Malam Bersama
Menceritakan
kisah hidup pedih Ilona dalam rumahnya
dengan rasa kasih sayang yang kurang dari kedua orang tuanya. Ilona yang saat
itu berjalan lemah turun dari kamarnya ke arah dapur dan mendapati keluarganya
yang berada disana. Di Tengah tengah pembicaraan keluarga Ilona, mereka yang
menyadari keberadaan Ilona dan kemudian Rean memanggil Ilona dengan suara
lantang “ Saya malu punya anak seperti kamu!”
Di
balasnya oleh Ilona yang merasa tidak di hargai keberadaannya membuat Gina
selaku Ibu dari Ilona menampar kencang pipi Ilona yang membuat rasa sakit
menjalar disekitar pipi Ilona. Segera setelah di pukulnya pipi Ilona, Ilona
merasa sangat amat kecewa dengan kedua orang tuanya itu dan kemudian berlari
keluar menuju rumah Areksa.
Sesampainya
di rumah Areksa, Ilona tersenyum tulus melihat Areksa, Clarissa, Arseno, dan Atlanta
yang menyambutnya dengan senyuman manis. Dengan cepat Clarissa sebagai Ibu dari
Areksa menanyakan sesuatu “Pipi kamu kenapa?”
Dengan
cepat Ilona menggelengkan kepalanya dan berkata “Nggak apa apa Tante”
Areksa yang peka dengan hal tersebut pergi dari tempatnya dan membawakan sebuah baskom berisi air es dan kompresan. Dengan cepat Clarissa menyadari hal tersebut dan membisikkan sesuatu ke Atlanta dan kemudian Atlanta berkata “ Makan malam bareng yuk ka” Dengan senang Ilona menerima ajakan itu dan menjawab “Bolehhhh dongggg, aku ksni kan krna laper, hehehhehe” di sapa dengan tawa dari satu keluarga harmonis itu.
·
Bab 7: Rasa Sosial
Sebuah
kisah di hari Minggu Ilona dan DIAMOND GANG yang dapat membuahkan senyuman bagi
banyak orang. Hari ini Ia dan seluruh anggota Diamond lainnya akan membagikan
beberapa nasi kotak untuk orang-orang di pinggir jalan. Kegiatan seperti itu
rutin mereka lakukan setiap dua minggu sekali. Melihat senyuman dari warga
sekitar setelah di beri makanan membuat semua anggota Diamond tersenyum tulus
dan berkata “Sama-sama”.
·
Bab 8: Hukuman dan Ke Rumah Kenzo
Sebuah
kisah Ilona di dalam kelasnya dan hubungan antara Ilona dan Renzo. Ilona yang
sedang belajar di dalam kelasnya mendapati tugas dari guru yang membenci Ilona
yang bernama Bu Kaina. Ilona yang menyadari bahwa anak ambis dikelasnya
kesulitan melakukan tugas tsb mengangkat keluhan kepada gurunya.
“Ibu,
saya keberatan dengan tugas ini” Ujar Ilona sopan sembari mengangkat tangan
kanannya ke atas.
“Kamu
jangan jadi siswi pembangkang Ilona. Kerjakan cepat! tidak ada bantahan.” Jawab
Bu Kaina Geram.
“Ibu
aja enggak pernah jelasin isi dari materi ini Bu, tapi ibu kasih saya tugas kek
gini, anak ambis dikelas saya aja kesusahan Bu.” Ujar Ilona Pelan.
“Tidak
sopan keluar kamu Ilona!!!! Hormat didepan tiang bendera selama 1 jam Pelajaran
Ibu!” Ujar Bu Kaina Marah.
“Oke
saya keluar, tapi Ibu harus janji untuk bahas materi ini ke anak anak sekelas saya.”
Kata Ilona berjalan lesu keluar kelas.
Saat
Ilona berjemur di depan, sebuah bola basket melayang jauh dari lapangan yang
semestinya. Ilona yang merasa sakit di belakang kepalanya mencari siapa yang melempar
bola itu secara sengaja. Matanya terpaut oleh Syeila yaitu orang yang menjadi
salah satu kandidat yang menyukai Areksa tertawa bersama teman temannya tak
jauh dari lapangan.
Dengan
tenang Ilona melemparkan balik bola tersebut dan mengenai muka depan serta
kepala Syeila yang berakhir jatuh pingsan
.
Di kejauhan Renzo yang melihat kejadian itu tersenyum tipis dan menghampiri
Ilona.
“Udah
marah marahnya?” Ujar Renzo seraya tertawa.
“Loh?
Kak Renzo kok ad di sini?” Bingung Ilona
“Gak
sengaja ngeliat lo, habis di hukum ya??Nih air buat lo” Kata Kak Renzo seraya
menyodorkan sebotol air dingin.
“Wah
makasih Kak, tau aja lgi btuh” Kata Ilona sembari menerimanya.
“Pulang
sekolah nanti bareng gue, ya? Bunda kangen main sm lo” Ujar Renzo.
“Boleh,
gw jg kangen sm Tante Lila” Kata Ilona tersenyum.
“Okeeee,
gw balik ke kelas dlu ya cantik, pulang nnti tunggu di gerbang sekolah aja ya.”
Kata Renzo sembari tersenyum lalu pergi meninggalkan Ilona.
·
Bab 9: Strategi
Bab
9 yang berjudulkan STRATEGI, Sebuah kisah lain tentang Diamond Gang dan kawan-kawan.
Samuel seraya ketua DIAMOND GANG mengeluarkan suara yang membuat seluruh
anggota menengok ke arahnya “Bentar lagi tanggal 24.” Ujarnya
Perkataan
Samuel itu membuat Areksa, Ilona, Marvin, Marvel, Farzan, dan Canva menatap
cowok itu bersamaan. Mereka semua menggangguk kompak paham aka napa yang
dibicarakan cowo itu. Tanggal 24 yang dimaksud adalah tanggal keramat Ketika
dua geng besar Diamond dan Chayton akan beradu kemampuan setiap bulannya.
Pukul
delapan malam, seluruh anggota Diamond Gang berkumpul di markas untuk membahas
battle bulanan melawan Chayton dengan strategi melatih secara berpasangan dan
meghajar menggunakan tendangan maut.
·
Bab 10: Tantangan Atlanta
Sebuah
cerita kecil Atlanta yang dapat membuat Areksa dan Ilona terdiam.
“Kenapa
Kak Ilona selalu ngajarin Ata buat punya banyak pacar? Padahal Kak Ilona
sendiri nggak punya pacar.”
Areksa
dan Ilona langsung terdiam. Kedua remaja itu saling pandang satu sama lain.
Atlanta benar-benar membuat mereka tidak mampu berkata-kata.
“Ata
punya tantangan buat kalian, Besok tanggal 24. Abang bilang, kalian mau
berantem sama lawan geng kalian itu kann. Kalau geng Abang sama Kak Ilona
menang, kalian berdua harus pacaran!” Ujar Atlanta Girang.
Areksa tersedak
oleh ludahnya sendiri sedangkan Ilona membulatkan mata. Inilah akibat bergurau
dengan makhluk sesat. Senjata makan tuan.
D. Evaluasi
1.
Kelebihan Novel Areksa
Kumpulan cerita-cerita singkat yang disusun
rapih dan memiliki cerita kesan yang menarik membuat novel ini sangatlah bagus
dan menarik dan membuat perasaan senang, sedih, ataupun marah dan memberikan
kesan hiburan yang seru.
2.
Kekurangan Novel Areksa
Dalam Kesimpulan secara keseluruhan karya pastinya selalu ada kekurangan ataupun kelebihan. Biasanya tidak semua karya akan disukai oleh para penglihat/pembaca. Yang membuat itu menjadi salah satu kekurangan dari cerita ini, mulai dari alur yang ringan hingga berat serta beberapa bagian yang menimbulkan kesan bahaya bagi pembaca. Dan juga karena cerita ini berlatar belakangkan kisah sederhana ataupun umum dibuat dalam sebuah novel akan dapat menimbulkan kesan tidak menarik bagi beberapa pembaca.
E. SIMPULAN DAN SARAN
Simpulan
Dari apa yang saya ketikkan diatas adalah
data penting dalam cerita yang sangat amat menarik untuk dibaca dan sesuai
dengan isi resensi, dari cara penyampaian saya menyampaikan bahwa meresensi
novel adalah hal yang menyenangkan dan sebuah presensi tentang bagus atau
tidaknya suatu karya menurut penglihatan kita. Dari yang sudah saya sampaikan
mulai dari pengertian, jenis, unsur, struktur, dan kaidah kebahasaan tersusun
secara baik dapat memudahkan pembaca untuk mengetahui apa itu resensi.
Dalam resensi Novel ini tergolong novel
romansa dan komedi karena novel ini menggandung cerita yang dapat membuat hati
berbunga-bunga dan membawakan perasaan senang dan dalam ceritanya yang
berisikan beragam cerita cerita seru lainnya.
“Areksa” adalah novel yang berisikan cerita
plot rahasia, yang dapat menyentuh hati secara seluruh emosional. Yang
menceritakan berbagai kisah Areksa dan Ilona dalam menjalani kesehariannya yang
sulit sampai akhirnya mendapatkan akhir kisah yang mengejutkan serta
mengharukan. Novel ini berhasil untuk menceritakan bagaimana perjalanan hidup
yang sulit dan selalu terasa berat, membuat Novel ini sangat amat berkesan dan
berharga dengan pesan-pesan rahasia didalamnya.
Melalui
pembahasaan yang mudah dipahami dan alur cerita yang sangat jelas, penulis
mampu menciptakan sebuah buku dan alur yang diinginkan dan mencapai keinginan
yang diinginkan pembaca dan dapat membuat cerita yang menarik perhatian para
pembaca. Dengan beberapa pesan penting yang halus, “Areksa” dapat mengajarkan
betapa pentingnya kehidupan bagi seseorang, dan bagaimana cara agar dapat
mengatasi masalah-masalah hidup yang sulit. Menjadikannya sebagai karya yang
sangat amat patut di apresiasikan.
Saran
Penting bagi setiap individu untuk dapat mengatasi masalah yang di jalani dalam seumur hidup dan merasa bersyukur atas apa yang diberikan dari Tuhan kepada kita dan dapat berbagi kebaikan terhadap sesama, dan dapat menjaga hubungan persahabatan yang baik. Persahabatan adalah hal penting dalam hidup mau dalam hubungan pertemanan, pasangan,
ataupun keluarga dengan
terbuka satu sama lain, dan menerima kekurangan serta kelebihan. Saling
mendukung satu sma lain menjadi salah satu unsur untuk menguatkan hubungan.
Untuk
pembaca, saya menyarankan novel “AREKSA” ini dibaca untuk kalangan diatas 12+
karena berisikan banyak kisah hidup yang penuh peperangan dan beberapa bagian
sulit untuk dipahami serta beberapa bagian yang tidak disarankan untuk di tiru.
Untuk penulis, saya menyarankan untuk
memperbanyak novel karya seperti ini dan menambahkan beberapa kesan pada karya
ini agar jauh lebih menarik lagi.
https://www.gramedia.com/literasi/contoh-resensi-buku/
Badriyah
Siti. Gramedia Blog (2021). Pengertian resensi: Struktur, Unsur, Jenis, Tujuan
dan Contoh
https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-resensi/
Kurniawati
Ita 2021. AREKSA. Jakarta : IdAkad
https://www.gramedia.com/best-seller/review-novel-areksa-karya-itakrn/
Nugroho
Tri Faozan. Bola Com (2021). Tujuan Resensi, Struktur, dan Kaidah Kebahasaannya
yang Perlu Diketahui. Selasa 24 Agustus 2021
Komentar
Posting Komentar