MERESENSI NOVEL AREKSA KARYA ITAKRN

 MERESENSI NOVEL AREKSA KARYA ITAKRN

Alene Cherryl Renata Liemantara, Windi Asria Lumban Gaol

Sekolah Menengah Kejuruan Pelita IV

E-mail: auroraantasari@gmail.com 


Abstract

    This novel is classified as a romance and comedy novel because this novel Holding a story that can make the heart flower and bring feeling happy and in the story which contains a variety of exciting stories Other. "Areksa" is a novel that contains a story secret plot, which can touch the heart emotionally as a whole. That tells various stories of Areksa and Ilona in living their daily lives difficult until finally getting a surprising ending and Moving. This novel succeeds in telling how life travels which is difficult and always feels heavy, making this novel very memorable and with secret messages in it.  Through Easy-to-understand language and very clear storyline, the author be able to create a book and the desired plot and achieve the desired that readers want and can create stories that attract the attention of the reader. With some subtle important messages, "Areksa" can teach how important life is to someone, and how to Overcoming life's difficult problems. Make it a work that It is very worthy of appreciation.

Key Word: Review Text, Novel, Romance


Abstrak

Dalam resensi Novel ini tergolong novel romansa dan komedi karena novel ini menggandung cerita yang dapat membuat hati berbunga-bunga dan membawakan perasaan senang dan dalam ceritanya yang berisikan beragam cerita cerita seru lainnya. “Areksa” adalah novel yang berisikan cerita plot rahasia, yang dapat menyentuh hati secara seluruh emosional. Yang menceritakan berbagai kisah Areksa dan Ilona dalam menjalani kesehariannya yang sulit sampai akhirnya mendapatkan akhir kisah yang mengejutkan serta mengharukan. Novel ini berhasil untuk menceritakan bagaimana perjalanan hidup yang sulit dan selalu terasa berat, membuat Novel ini sangat amat berkesan dan berharga dengan pesan-pesan rahasia didalamnya. Melalui pembahasaan yang mudah dipahami dan alur cerita yang sangat jelas, penulis mampu menciptakan sebuah buku dan alur yang diinginkan dan mencapai keinginan yang diinginkan pembaca dan dapat membuat cerita yang menarik perhatian para pembaca. Dengan beberapa pesan penting yang halus, “Areksa” dapat mengajarkan betapa pentingnya kehidupan bagi seseorang, dan bagaimana cara agar dapat mengatasi masalah-masalah hidup yang sulit. Menjadikannya sebagai karya yang sangat amat patut di apresiasikan.

Kata Kunci: Resensi, Novel, Percintaan


A. PENDAHULUAN

    Dalam sebuah karya yang telah diterbitkan selalu ada yang namanya penilaian terkait bagaimana penampilan karya tersebut dimunculkan. Setiap selesai membaca buku, menonton film, ataupun menyaksikan sebuah pertunjukan, Anda pastinya memiliki pesan atau kesan tertentu mengenai kelebihan dan kekurangan karya tersebut. Biasanya pendapat tersebut hanya Anda yang dapat merasakannya sendiri, atau teman yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Resensi memiliki fungsi penggunaan seperti untuk mengetahui informasi singkat dari sebuah buku, dapat menjadi penilaian tersendiri bagi pembuat dalam kecocokan minat cerita dengan para pembaca, dan dapat memberikan informasi mengenai kelayakan sebuah karya dimata pembaca/pengguna.

Di dalam resensi berisikan penilaian dan pendapat dari beberapa sisi. Pengetikan ini biasanya berkaitan dengan selera pembaca dengan kebutuhan akan bacaan yang sedang diinginkan. Dalam makalah resensi ini akan membahas semua hal mengenai resensi, terliputi pengertian, jenis_jenis, tujuan, unsur-unsur, struktur, kaidah kebaahasaan, metode menulis teks resensi, Langkah-langkah menulis teks resensi.

Resensi kerap disebut sebagai objek penelitian yang sangat menarik. Hal ini karena kajian analisis yang tersusun rapih menurut masing-masing perorangan/pembaca dan menyajikan ulang materi dengan secara singkat dan mudah diterima oleh Masyarakat.

Oleh karena itu penulis tertarik untuk meresensi Novel Areksa karya dari Ita Kurniawati

B. METODE PELAKSANAAN

Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif studi dokumen. Studi dokumen adalah jenis penelitian yang didasari pada dokumen tertulis untuk dianalisis dan diinterprestasikan. Dokumen tersebut biasanya brupa buku, surat, majalah, artikel, film, music, dan lain-lainnya.

Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode laporan. Metode Laporan adalah presensi menulis resensi secara deskriptif (penggambaran). Dalam hal ini, presensi akan menggambarkan isi buku secara terperinci dan mengutarakan pendapatnya mengenai buku tersebut.

 C.    PEMBAHASAN DAN HASIL

1.     Pembahasan

·       Pengertian Resensi

Resensi merupakan penilaian terhadap sebuah karya. Karya yang dimaksud dapat berupa buku, film, music, drama, ataupun pertunjukan lainnya. Hal-hal yang dimuat dalam resensi, meliputi informasi detail tentang karya, sinopsis, keunggulan dan kelemahan karya, serta simpulan dan rekomendasi.

Resensi mengandung makna dasar memeriksa, mencermati, meninjau, atau melihat kembali sesuatu. Objek resensi tidak hanya terbatas pada buku, namun juga dapat berupa karya film, drama, pameran, dan berbagai tulisan.

Resensi dikenal lain adalah sebuah tulisan berupa esai dan bukan merupakan bagian dari suatu ulasan yang lebih besar mengenai sebuah buku. Isinya adalah laporan, ulasan, dan pertimbangan baik-buruknya, kuat-lemahnya, bermanfaat-tidaknya, benar-salahnya, argumentatif-tidaknya buku tulisan. Tulisan tersebut didukung dengan ilustrasi buku yang diresensi, baik berupa foto buku atau fotocopy sampul buku.

Jenis-jenis resensi

1)    Teks resensi informatif, yaitu teks resensi yang disampaikan secara singkat dan hanya mengulas hal-hal umum dari buku yang diresensi,

2)     Teks resensi deskriptif, yaitu teks resensi yang menyajikan pembahasan setiap bagian atau bab buku secara detail.

3)     Teks resensi kritis, yaitu teks resensi yang mengulas detail buku menggunakan metodologi ilmu pengetahuan tertentu, yang bersifat objektif dan kritis.

 Tujuan resensi

1)    Memberikan gambaran dan penilaian umum terkait buku yang dibaca.

2)    Memahami keunggulan dan kelemahan buku yang dibaca.

3)    Membandingkan suatu buku dengan buku-buku yang ditulis pengarang sebelumnya.

4)    Memahami latar belakang dan alasan sebuah buku ditulis.

5)    Memberikan pertimbangan mengenai kelayakan sebuah buku untuk dibaca.


6)    Memberikan rekomendasi tentang segmentasi pembaca yang cocok dengan buku yang dibaca.

7)    Memberikan apresiasi, serta kritik dan saran yang membangun untuk pengarang.

 

Unsur-unsur yang terkandung dalam resensi

1)    Judul resensi

Hal yang pertama akan terlihat dari teks resensi adalah judul Namun, dalam teks resensi, judul yang tertera bukanlah judul buku yang diresensi, melainkan judul yang dibuat oleh peresensi. Biasanya, judul tersebut dibuat menggunakan kata-kata yang menarik dan menggambarkan keunggulan buku tersebut.

2)    Identitas buku

Di bagian awal teks resensi terdapat penjelasan mengenai identitas buku yang diresensi, mulai dari judul buku, penulis, penerbit, tahun terbit, ukuran buku, jumlah halaman, harga buku, dan sebagainya

3)    Sinopsis buku

Teks resensi memuat sinopsis buku agar pembaca memiliki gambaran umum mengenai isi buku yang diresensi.

4)    Kepengarangan

Teks resensi mengulas unsur kepengarangan berupa gambaran singkat tentang latar belakang pengarang buku. Selain itu, maksud dan tujuan pengarang membuat buku tersebut juga dijelaskan dalam teks resensi.

5)     Keunggulan buku

Teks resensi menguraikan keunggulan buku secara objektif dan tidak berlebihan. Dengan demikian, keunggulan tersebut diharapkan dapat memikat pembaca untuk segera memiliki dan membaca buku yang diresensi.

6)    Kelemahan buku

Meskipun ditulis berdasarkan opini peresensi, teks resensi memaparkan kelemahan buku secara objektif. Selain berguna sebagai bahan pertimbangan pembaca, paparan kelemahan buku juga membantu pengarang memperbaiki karya-karyanya di masa mendatang.


Struktur yang terkandung dalam resensi

a. Judul resensi

Bagian ini berisi judul resensi yang dibuat oleh peresensi. Namun, Anda perlu memahami bahwa judul resensi tidak sama dengan judul buku. Judul resensi biasanya memberikan gambaran penilaian peresensi terhadap buku yang diresensi.

b. Identitas buku

Bagian ini berisi informasi terkait identitas buku yang diresensi, yang meliputi judul buku, pengarang, penerbit. tahun terbit, tempat terbit, ukuran buku, tebal buku atau jumlah halaman, ISBN, dan sebagainya.

c. Isi resensi

Bagian isi resensi terdiri atas orientasi, sinopsis, analisis, dan evaluasi.

 

1) Orientasi

Bagian ini berisi penjelasan singkat mengenai informasi buku, seperti latar belakang kepengarangan, inspirasi cerita, dan penghargaan yang telah diperoleh buku tersebut.

2) Sinopsis

Bagian ini berisi ringkasan isi buku. Sinopsis dapat disusun secara bebas tanpa perlu terikat dengan kronologi cerita. Hal yang terpenting, seorang peresensi harus mampu merangkai sebuah sinopsis yang menarik minat pembaca.

3) Analisis

Bagian ini memaparkan unsur-unsur isi buku, seperti alur, gaya bahasa, diksi, pemilihan latar, dan sebagainya.

4) Evaluasi

Bagian ini berisi penilaian objektif tentang keunggulan dan kelemahan buku.

d. Penutup resensi

Pada bagian ini, peresensi akan memberikan simpulan mengenai kelayakan sebuah buku untuk dibaca dan kepada siapa saja buku tersebut ditujukan.

 

 Kaidah kebahasaan yang berlaku dalam penulisan resensi

1.     Menggunakan Konjungsi Penerang

 Konjungsi penerang adalah kata sambung yang berfungsi menerangkan sesuatu. Contohnya, bahwa, yaitu, yakni, ialah, adalah, dan merupakan.

Contoh:

a. Jerome Polin Sijabat merupakan penerima beasiswa kuliah di Jepang sekaligus YouTuber terkenal Indonesia.

b. Salah satu keunggulan buku ini adalah menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

 

2.     Menggunakan Konjungsi Temporal

Konjungsi temporal adalah kata sambung penanda hubungan waktu antarperistiwa. Contohnya, lalu, kemudian, sebelum, selanjutnya, setelah, sesudah, dan hingga, ketika, sampai, sejak, sedari, tatkala, kini, pada saat, dan penyebutan waktu lainnya

Contoh:

a.     Channel Nihongo Mantappu kini telah memiliki letih dan 7,8 juta subscriber

b.     Hal ini menjelaskan bahwa pada saat itu, pemerintah campur tangan dalam warta yang akan disiarkan.

 

3.     Menggunakan Konjungsi Penyebaban dan Pengakibatan

 Konjungsi penyebaban menjelaskan bahwa suatu peristiwa terjadi atas sebab tertentu. Contoh konjungsi ini adalah sebab, karena, dan oleh karena itu. Konjungsi pengakibatan menggambarkan Suatu peristiwa yang menjadi penyebab peristiwa lain. Contoh konjungsi ini adalah sehingga dan akibatnya.

Contoh:

a.     Hal ini karena sudah terlihat ancaman kepunahan laut Nusantara

b.     Alur yang digunakan adalah alur campuran sehingga pembaca tidak merasa bosan saat membacanya

 

4.     Menggunakan Konjungsi Pertentangan

 Konjungsi pertentangan adalah kata sambung yang mempertentangkan satu hal dengan hal lainnya. Contoh konjungsi ini adalah tetapi, namun, meskipun, sedangkan.

Contoh:

a.     Meskipun mengangkat persoalan yang cukup pelik, Leila mampu mengolahnya dengan bumbu asmara dan percintaan.

b.     Betapa berat profesi "pembawa kabar": dituntut menyampaikan kebenaran, tetapi terkurung dalam tekanan pada saat yang bersamaan.

 

5.     Menggunakan Kata Kerja Mental

Kata kerja mental adalah kata kerja yang digunakan untuk merespons suatu kejadian. Kata kerja mental berkaitan dengan pemahaman, penemuan, perencanaan, ataupun keputusan. Kata kerja mental disebut juga verba tingkah laku. Contohnya sedih, menangis, tertawa, menyukai, dan memikirkan.

Contoh:

a.     Selebihnya, karya Leila memang tidak pernah mengecewakan

b.     Penulis merasa bahwa intuisinya yang telah mengantarkan dunia baru baginya.

 

6.     Menyatakan Saran atau Rekomendasi

Saran dapat berupa pendapat, usul, atau ide perbaikan terhadap karya yang diresensi agar dapat dipertimbangkan oleh penulis karya. Sementara rekomendasi merupakan anjuran kepada pembaca resensi terhadap buku yang diresensi.

 Contoh:

a.     Akan lebih baik jika sejak awal diberi penjelasan singkat tentang latar belakang tokoh utama agar pembaca tidak merasa bingung. (saran)

b.     Buku ini sangat cocok dibaca oleh para pelajar agar lebih menghargai jasa para guru. (rekomendasi)

2.     HASIL 

Judul Resensi

Novel yang akan diresensi adalah Areksa karya Ita Kurniawati

 Identitas buku

 Judul Buku: AREKSA

Pengarang: Ita Kurniawati

Penyunting:Puspita

Desain Sampul:Nia Design

Penerbit:Akad

Tahun Terbit: 2021

Jumlah Halaman: 272 Halaman

Ukuran Buku: 14x20 cm

ISBN: 978-623-96080-8-8

 

Isi resensi

A.    Orientasi

    Ita Kurniawati. Lahir pada tanggal 10 Desember 2003. Gadis asal Pati, Jawa Tengah itu  juga memiliki nama pena lain yang popular dari singkatan nama panjangnya, yaitu ItaKrn. Ita masuk ke dalam jajaran penulis muda yang lahir pada 10 Desember 2003. Sejak duduk di bangk SMP, Ita sudah gemar menulis cerita fiksi, dan pada akhirnya cerita karya buatannya dikenal luas oleh pembaca dan dapat menerbitkan buku yang berjudul “AREKSA” pada Bulan Juni 2021.

Kegemarannya menulis cerita fiksi berawal dari kesukaannya membaca cerita di wattpad. Ita pun akhirnya iseng berkreasi secara otodidak dengan cara imajinasinya sendiri dan menulis ceritanya di akun wattpadnya yang memiliki nama pena sebagai MartabakKolor. Ia juga pernah mengikuti sayembara penulisan dan menjadi juara dalam sayembara tersebut. Ita juga memiliki banyak buku novel best seller karya buatan lainnya yang juga ramai digemari oleh para pembaca, salah satunya yang berjudulkan Samuel yang juga terbit tak jauh dari novel Areksa.

B.    Sinopsis

 Mengisahkan tentang kisah cinta hubungan beda agama antara Areksa Dirgantara dengan Queen Ilona Ladeika membuat keduanya harus menjalani hubungan berbeda keyakinan. Areksa dan Ilona yang sudah menjalin hubungan pertemanan sejak kecil hingga dewasa, melanjutkan kehidupan mereka bersama-sama dan menumbuhkan kisah cinta bersama-sama dengan para sahabat se gangnya yang bernamakan DIAMOND GANG.

  Di mata orang, Areksa Dirgantara meupakan sosok cowok tampan, bijaksana, keras, sekaligus menakutkan. Ia juga ketua OSIS di SMA Taruna Bakti sekaligus wakil ketua dari DIAMOND GANG. Namun, di mata Ilona, Areksa merupakan sosok cowok mnja, agresif, dan romantic. Pertemuan mereka bermula saat masa kecil Iona terus diperlakukan kurang menyenangkan oleh keluarganya dan Areksa adalah orang pertama yang berada di samping Ilona setiap saat.

Mereka sadar kalua ternyata banyak masalah yang harus dilalui, mulai dari terror yang dating ke Ilona, perpecahan persahabatan, hingga muncul rasa di antara mereka. Namun, mereka harus menerima kenytaan, memilih mengkhianati Tuhan atau perasaan mereka. Iya, mereka berbeda keyakinan.

Apakah Areksa dan Ilona sanggup melewati semua permasalahan tersebut? 

C.    Analisis

·    Bab 1: Prioritas

Sebuah awal cerita tentang kebiasaan sehari-hari Ilona dan Areksa dalam hubungannya. Dengan kebiasaan saat pagi dengan dijemputnya Ilona oleh Areksa yang berdiri gagah didepannya dengan seragam OSIS yang dibalut rapi dengan jas hitam SMA Taruna Bakti. Dengan tingkah lucu Ilona yang selalu membuat kesal maupun senang Areksa tidak akan pernah memisahkan kedua kecebong tersebut sejak piyik.

 Kemudian dengan cerita di pagi hari sebelum mereka berangkat, Ilona selalu saja merengek kepada Areksa dan berkata bahwa Ia sangat amat malas bersekolah dan bertemu dengan guru-guru Killer yang selalu saja memarahi Ilona akibat perilaku nakal dan sifat yang bandelnya itu.

Waktu telah berlalu, yang seharusnya dapat mereka gunakan untuk istirahat, justru tersita karena harus membahas beberpa hal di ruangan OSIS. Getaran ponsel khusus yang telah Areksa siapkan hanya untuk Ilona membuat Areksa dengan kecepatan kilat mengambil benda pipih itu dari saku celananya. Terlihat Areksa yang langsung bangkit dari tempat duduknya sesaat setelah melihat pesan dari Ilona menimbulkan banyak pertanyaan bagi para anggota OSIS yang lain yang ternyata Areksa mendapatkan pesan dari Ilona bahwa Ilona menginginkan sesuatu. Sesaat Areksa dicegat oleh para anggota OSIS yang lain karena belum selesai rapat, Areksa mengacuhkan cegatan itu dan hanya mengatakan bahwa Ilona adalah prioritas utama Areksa setelah Mamanya.

 

·       Bab 2: Diamond Gang

Sebuah kelanjutan di hari berikutnya antara keseharian para anggota DIAMOND GANG dalam hubungan dekatnya. Saat para Anggota DIAMOND GANG Tengah bersantai, sesuatu suara kencang dari depan pintu markas mereka membuat mereka semua terbangun dari tempat duduknya dan lari ke arah pintu. Kemudian adanya teriakan yang berasal dari luar itu langsung membuat gempar Samuel dan yang lain. Mereka hafal betul dengan pemilik suara itu. Tanpa lama-lama, keenam cowo itu pun berjalan keluar. Ilona yang hendak ikut langsung dicegah oleh Areksa.

Saat semua sudah berkumpul diluar, benar saja dugaan mereka bahwa itu musuh bebuyutan mereka sedari dulu yang membuat keributan untuk mendapatkan takhta tertinggi serta untuk membalaskan dendam ketuanya yang lama. Dengan Langkah gegabah


kedua geng tersebut memulai peperangan singkat yang dimenangi oleh DIAMOND GANG karena jumlah anggotanya yang lebih diuntungkan.

 

·     Bab 3: LDR Beda Keyakinan

 Sebuah kelanjutan hari-hari Ilona dan Areksa dalam menjalankan hidupnya masing masing ataupun Bersama dengan keyakinan yang terbeda. Saat itu Ilona sedang bertamu ke rumah Areksa dan keluarganya berada pada rumah tersebut. Ilona yang memiliki perilaku tidak tahu diri mengajukan dirinya sendiri untuk dapat makan dirumah Areksa dengan sajian yang dimasak oleh kedua orang tua Areksa.

Saat Tengah berbincang Bersama, Atlanta sebagai adik Perempuan dari Areksa bersuara dan bertanya “Kenapa kalian nggak pacaran aja? Masa hubungannya gak jelas gitu..kan sama-sama suka.” Ujar Atlanta.

“Selain LDR beda alam yang menyakitkan, LDR paling jauh adalah beda keyakinan. Itu kayak Abang sama Kak Ilona. Asem memang.” Balas Areksa seraya mendesahkan nafasnya ke udara.

 

·       Bab 4: Renzo dan Ilona

Sebuah kelanjutan cerita hubungan jauh antara Renzo dan Ilona. Saat itu, Ilona sedang memainkan ponsel sambil sesekali memakan keripik kentang yang Ia ambil untuk dimakan dan di letakkan didekatnya. Saat gadis itu memainkan ponsel dan membuka satu persatu akun Instagram gosip sekolahnya  untuk mengetahui informasi yang terbaru setiap harinya. Sesaat kemudian seseorang mengetuk pintu rumahnya tetapi Ia awal menduga itu adalah Areksa, tapi Areksa sendiri tidak pernah mengetuk pintu terlebih dahulu melainkan langsung masuk ke dalam dan menemui Ilona.

Dengan cepat Ilona merapihkan rambutnya yang berantakan dan merapihkan bajunya yang penuh dengan noda camilan yang Ilona makan dan kemudian segera membuka pintu. Dengan kaget Ilona melihat sesosok pria tampan yang dikiranya adalah Areksa tetapi malah Renzo yang membawakan Sebuah boneka kambing yang diketahui adalah boneka yang Ilona sukai. Membuat Ilona bertanya-tanya mengapa Renzo sangat baik padanya.

 

·       Bab 5: Naura

Sebuah cerita mengenai hubungan jauh Naura dan Areksa. Saat itu Naura seraya wakil ketua OSIS SMA Taruna Bakti yang sedang Bersama Areksa di luar untuk membeli perlengkapan di ruang OSIS mengeluarkan suaranya untuk menanyakan sesuatu kepada Areksa.

“Tumben Ilona nggak ikut? Biasanya dia selalu ikut pas lo sama gue.” Tanya Naura penasaran.

Areksa yang sedang fokus mengemudikan mobil pun segera menjawab sesaat mendengar nama Ilona disebut, “Dia lagi main sama anak-anak lain.”

Kemudian Naura yang mendengarkan hal tersebut tersenyum tipis dengan taburan manis di senyumannya, “Ilona akrab banget ya, sama anggota geng lo,” Ujar Naura.

Areksa mengganguk tipis. “Dia ratunya Diamond kalua lo lupa. Meskipun nyebelin, Ilona itu ibarat berlian buat kita.”

Mendengar hal itu membuat Naura tersenyum kecut di karenakan dia ingin memanas manasi Areksa tetapi malah di balas tipis olehnya.

 

·       Bab 6: Makan Malam Bersama

Menceritakan kisah hidup  pedih Ilona dalam rumahnya dengan rasa kasih sayang yang kurang dari kedua orang tuanya. Ilona yang saat itu berjalan lemah turun dari kamarnya ke arah dapur dan mendapati keluarganya yang berada disana. Di Tengah tengah pembicaraan keluarga Ilona, mereka yang menyadari keberadaan Ilona dan kemudian Rean memanggil Ilona dengan suara lantang “ Saya malu punya anak seperti kamu!”

Di balasnya oleh Ilona yang merasa tidak di hargai keberadaannya membuat Gina selaku Ibu dari Ilona menampar kencang pipi Ilona yang membuat rasa sakit menjalar disekitar pipi Ilona. Segera setelah di pukulnya pipi Ilona, Ilona merasa sangat amat kecewa dengan kedua orang tuanya itu dan kemudian berlari keluar menuju rumah Areksa.

Sesampainya di rumah Areksa, Ilona tersenyum tulus melihat Areksa, Clarissa, Arseno, dan Atlanta yang menyambutnya dengan senyuman manis. Dengan cepat Clarissa sebagai Ibu dari Areksa menanyakan sesuatu “Pipi kamu kenapa?”

Dengan cepat Ilona menggelengkan kepalanya dan berkata “Nggak apa apa Tante”

Areksa yang peka dengan hal tersebut pergi dari tempatnya dan membawakan sebuah baskom berisi air es dan kompresan. Dengan cepat Clarissa menyadari hal tersebut dan membisikkan sesuatu ke Atlanta dan kemudian Atlanta berkata “ Makan malam bareng yuk ka” Dengan senang Ilona menerima ajakan itu dan menjawab “Bolehhhh dongggg, aku ksni kan krna laper, hehehhehe” di sapa dengan tawa dari satu keluarga harmonis itu.

 

·       Bab 7: Rasa Sosial

Sebuah kisah di hari Minggu Ilona dan DIAMOND GANG yang dapat membuahkan senyuman bagi banyak orang. Hari ini Ia dan seluruh anggota Diamond lainnya akan membagikan beberapa nasi kotak untuk orang-orang di pinggir jalan. Kegiatan seperti itu rutin mereka lakukan setiap dua minggu sekali. Melihat senyuman dari warga sekitar setelah di beri makanan membuat semua anggota Diamond tersenyum tulus dan berkata “Sama-sama”.

 

·       Bab 8: Hukuman dan Ke Rumah Kenzo

Sebuah kisah Ilona di dalam kelasnya dan hubungan antara Ilona dan Renzo. Ilona yang sedang belajar di dalam kelasnya mendapati tugas dari guru yang membenci Ilona yang bernama Bu Kaina. Ilona yang menyadari bahwa anak ambis dikelasnya kesulitan melakukan tugas tsb mengangkat keluhan kepada gurunya.

“Ibu, saya keberatan dengan tugas ini” Ujar Ilona sopan sembari mengangkat tangan kanannya ke atas.

“Kamu jangan jadi siswi pembangkang Ilona. Kerjakan cepat! tidak ada bantahan.” Jawab Bu Kaina Geram.

“Ibu aja enggak pernah jelasin isi dari materi ini Bu, tapi ibu kasih saya tugas kek gini, anak ambis dikelas saya aja kesusahan Bu.” Ujar Ilona Pelan.

“Tidak sopan keluar kamu Ilona!!!! Hormat didepan tiang bendera selama 1 jam Pelajaran Ibu!” Ujar Bu Kaina Marah.

“Oke saya keluar, tapi Ibu harus janji untuk bahas materi ini ke anak anak sekelas saya.” Kata Ilona berjalan lesu keluar kelas.

Saat Ilona berjemur di depan, sebuah bola basket melayang jauh dari lapangan yang semestinya. Ilona yang merasa sakit di belakang kepalanya mencari siapa yang melempar bola itu secara sengaja. Matanya terpaut oleh Syeila yaitu orang yang menjadi salah satu kandidat yang menyukai Areksa tertawa bersama teman temannya tak jauh dari lapangan.

Dengan tenang Ilona melemparkan balik bola tersebut dan mengenai muka depan serta kepala Syeila yang berakhir jatuh pingsan

. Di kejauhan Renzo yang melihat kejadian itu tersenyum tipis dan menghampiri Ilona.

“Udah marah marahnya?” Ujar Renzo seraya tertawa.

“Loh? Kak Renzo kok ad di sini?” Bingung Ilona

“Gak sengaja ngeliat lo, habis di hukum ya??Nih air buat lo” Kata Kak Renzo seraya menyodorkan sebotol air dingin.

“Wah makasih Kak, tau aja lgi btuh” Kata Ilona sembari menerimanya.

“Pulang sekolah nanti bareng gue, ya? Bunda kangen main sm lo” Ujar Renzo.

“Boleh, gw jg kangen sm Tante Lila” Kata Ilona tersenyum.

“Okeeee, gw balik ke kelas dlu ya cantik, pulang nnti tunggu di gerbang sekolah aja ya.” Kata Renzo sembari tersenyum lalu pergi meninggalkan Ilona.

 

·       Bab 9: Strategi

Bab 9 yang berjudulkan STRATEGI, Sebuah kisah lain tentang Diamond Gang dan kawan-kawan. Samuel seraya ketua DIAMOND GANG mengeluarkan suara yang membuat seluruh anggota menengok ke arahnya “Bentar lagi tanggal 24.” Ujarnya

Perkataan Samuel itu membuat Areksa, Ilona, Marvin, Marvel, Farzan, dan Canva menatap cowok itu bersamaan. Mereka semua menggangguk kompak paham aka napa yang dibicarakan cowo itu. Tanggal 24 yang dimaksud adalah tanggal keramat Ketika dua geng besar Diamond dan Chayton akan beradu kemampuan setiap bulannya.

Pukul delapan malam, seluruh anggota Diamond Gang berkumpul di markas untuk membahas battle bulanan melawan Chayton dengan strategi melatih secara berpasangan dan meghajar menggunakan tendangan maut.

 

·       Bab 10: Tantangan Atlanta

Sebuah cerita kecil Atlanta yang dapat membuat Areksa dan Ilona terdiam.

“Kenapa Kak Ilona selalu ngajarin Ata buat punya banyak pacar? Padahal Kak Ilona sendiri nggak punya pacar.”

Areksa dan Ilona langsung terdiam. Kedua remaja itu saling pandang satu sama lain. Atlanta benar-benar membuat mereka tidak mampu berkata-kata.

“Ata punya tantangan buat kalian, Besok tanggal 24. Abang bilang, kalian mau berantem sama lawan geng kalian itu kann. Kalau geng Abang sama Kak Ilona menang, kalian berdua harus pacaran!” Ujar Atlanta Girang.

Areksa tersedak oleh ludahnya sendiri sedangkan Ilona membulatkan mata. Inilah akibat bergurau dengan makhluk sesat. Senjata makan tuan.


D.   Evaluasi

1.     Kelebihan Novel Areksa

   Kumpulan cerita-cerita singkat yang disusun rapih dan memiliki cerita kesan yang menarik membuat novel ini sangatlah bagus dan menarik dan membuat perasaan senang, sedih, ataupun marah dan memberikan kesan hiburan yang seru.         

2.     Kekurangan Novel Areksa

    Dalam Kesimpulan secara keseluruhan karya pastinya selalu ada kekurangan ataupun kelebihan. Biasanya tidak semua karya akan disukai oleh para penglihat/pembaca. Yang membuat itu menjadi salah satu kekurangan dari cerita ini, mulai dari alur yang ringan hingga berat serta beberapa bagian yang menimbulkan kesan bahaya bagi pembaca. Dan juga karena cerita ini berlatar belakangkan kisah sederhana ataupun umum dibuat dalam sebuah novel akan dapat menimbulkan kesan tidak menarik bagi beberapa pembaca.

E.   SIMPULAN DAN SARAN

Simpulan

     Dari apa yang saya ketikkan diatas adalah data penting dalam cerita yang sangat amat menarik untuk dibaca dan sesuai dengan isi resensi, dari cara penyampaian saya menyampaikan bahwa meresensi novel adalah hal yang menyenangkan dan sebuah presensi tentang bagus atau tidaknya suatu karya menurut penglihatan kita. Dari yang sudah saya sampaikan mulai dari pengertian, jenis, unsur, struktur, dan kaidah kebahasaan tersusun secara baik dapat memudahkan pembaca untuk mengetahui apa itu resensi.

     Dalam resensi Novel ini tergolong novel romansa dan komedi karena novel ini menggandung cerita yang dapat membuat hati berbunga-bunga dan membawakan perasaan senang dan dalam ceritanya yang berisikan beragam cerita cerita seru lainnya.

     “Areksa” adalah novel yang berisikan cerita plot rahasia, yang dapat menyentuh hati secara seluruh emosional. Yang menceritakan berbagai kisah Areksa dan Ilona dalam menjalani kesehariannya yang sulit sampai akhirnya mendapatkan akhir kisah yang mengejutkan serta mengharukan. Novel ini berhasil untuk menceritakan bagaimana perjalanan hidup yang sulit dan selalu terasa berat, membuat Novel ini sangat amat berkesan dan berharga dengan pesan-pesan rahasia didalamnya.

Melalui pembahasaan yang mudah dipahami dan alur cerita yang sangat jelas, penulis mampu menciptakan sebuah buku dan alur yang diinginkan dan mencapai keinginan yang diinginkan pembaca dan dapat membuat cerita yang menarik perhatian para pembaca. Dengan beberapa pesan penting yang halus, “Areksa” dapat mengajarkan betapa pentingnya kehidupan bagi seseorang, dan bagaimana cara agar dapat mengatasi masalah-masalah hidup yang sulit. Menjadikannya sebagai karya yang sangat amat patut di apresiasikan.

 

Saran

    Penting bagi setiap individu untuk dapat mengatasi masalah yang di jalani dalam seumur hidup dan merasa bersyukur atas apa yang diberikan dari Tuhan kepada kita dan dapat berbagi kebaikan terhadap sesama, dan dapat menjaga hubungan persahabatan yang baik. Persahabatan adalah hal penting dalam hidup mau dalam hubungan pertemanan, pasangan,

ataupun keluarga dengan terbuka satu sama lain, dan menerima kekurangan serta kelebihan. Saling mendukung satu sma lain menjadi salah satu unsur untuk menguatkan hubungan.

Untuk pembaca, saya menyarankan novel “AREKSA” ini dibaca untuk kalangan diatas 12+ karena berisikan banyak kisah hidup yang penuh peperangan dan beberapa bagian sulit untuk dipahami serta beberapa bagian yang tidak disarankan untuk di tiru.

    Untuk penulis, saya menyarankan untuk memperbanyak novel karya seperti ini dan menambahkan beberapa kesan pada karya ini agar jauh lebih menarik lagi.


 DAFTAR PUSTAKA

 Badriyah Siti. Gramedia Blog (2021). Contoh Resensi Buku: Pengertian, Manfaat, Unsur dan Cara Meresensi Buku

https://www.gramedia.com/literasi/contoh-resensi-buku/

 

Badriyah Siti. Gramedia Blog (2021). Pengertian resensi: Struktur, Unsur, Jenis, Tujuan dan Contoh

https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-resensi/

 

             Kurniawati Ita 2021. AREKSA. Jakarta : IdAkad

https://www.gramedia.com/best-seller/review-novel-areksa-karya-itakrn/

 

Nugroho Tri Faozan. Bola Com (2021). Tujuan Resensi, Struktur, dan Kaidah Kebahasaannya yang Perlu Diketahui. Selasa 24 Agustus 2021

https://www.bola.com/ragam/read-4639504/tujuan-resensi-struktur-dan-kaidah-kebahasaannya-yang-perlu-diketahui?page=2

 

Komentar